Silsilah dongeng
muncul sekitar tahun 1945
isi cerita : tentang seorang kakek penyumpit di sebuah pedesaan
"penyumpit:berasal dari kata sumpit, sumpit adalah senjata tradisional suku dayak di kalimantan dan penyumpit adalah orang yang menggunakan senjata sumpit tersebut"
Dahulu kala, tinggal seorang kakek penyumpit dan istrinya di sebuah pedesaan dekat dengan hutan,
singkat cerita suatu hari persediaan makanan dirumah si kakek telah habis dan si nenek pun mengomel karena lapar dan menyuruh si kakek untuk mencarikan makanan,si kakek pun tanpa ada kata-kata langsung mengambil sumpit dan pergi berburu burung untuk makan ke hutan,setelah sampai di hutan, setelah lama mencari ternyata di hutan tidak ada burung yang si kakek temukan ,setelah lama mencari si kakek pun kelelahan dan menuju ke arah pohon yang rindang untuk berteduh,tiba-tiba dari atas pohon terdengar suara kicauan burung yang keras dan lantang,si kakek pun mencari asal suara kiacauan tersebut berasal,setelah mencari cari ternyata suara tersebut ada di atas pohon di tempat si kakek istirahat tadi,si kakek mengambil sumpit dan siap untuk menyumpit,dan setelah si kakek melihat burungnya si kakek tercengang karena burung yang dilihat tidak seperti bayangan si kakek ,burung yang suaranya kicaunya keras dan lantang ternyata sanagat kecil dan kurus dan hanya terdapat sedikit daging untuk di masak dengan kata lain si burung sangat tidak cocok untuk di jadikan bahan makanan,dan si kake pun tidak tertarik lagi untuk menyumpit burung tersebut dan hendak mencari lagi burung lain,setelah si kakek berjalan cukup jauh meninggalkan pohon tempat si burung berkicau ,tedengat suara memanggil.... keeeee..
sumpit sayaaaa keee,si kakek menoleh dan melihat burung kecil tersebut dapat berbicara ,si kakek kembali ke dekat pohon tadi dan berkata"burung kecil bagaiman kau bisa berbicara,kau kan hanya seekor burung yang harusnya tidak bisa berbicara"si burung tetap berteriak "akii sumpit sayaaa"
si kakek membalasnya"burung kamu itu sangat kecil dan kurus untuk apa saya sumpit" setelah itu si kakek meninggalkan burung tadi dan kembali melajutkan pencarian ,burung tadi tetap mengikuti si kakek dan terus berteriak akiii sumpit sayaaaa."
ah ga pantes ini ganti bahasa unutk cerita ke bahasa sunda ......
akiiii aing sumpittt terus terusan si manuk leutik ngagoroan si akii......naon manuk letik
hayang di sumpit maneh hah?barinage daging maneh mah saeutik teu sebeuh keur dahar aing jeung si nini,tetep si manuk letik berteriak "akiii aing sumpittt"ah te hararayang.... manuk siamah dagingna oge pait bari jeung liat.... si aki terus mencari alasan untuk membuat si burung pergi,saenggeus lila si aki jeung manuk letik berdebat